Yayasan Margasatwa yang menaungi Kebun Binatang Bandung akan mengikuti semua proses hukum yang berjalan terkait kepemilikan lahan hingga muncul isu akan penyegelan terhadap lahan Kebun Binatang Bandung
“Karena masih banyaknya pihak yang mengklaim atas kepemilikan lahan (Kebun Binatang) ini, maka sampai sekarang masih belum ada keputusan final terkait isu tersebut. Selebihnya kami mempercayakan itu semua pada kepastian hukum yang saat ini baru mencapai tingkat Mahkamah Agung.” ungkap Sulhan Syafi’I HUMAS Kebun Binatang Bandung ketika di temui tim liputan Harmoni,Minggu 6/8/2023.

Disisi lain Sulhan juga menjelaskan saat ini pihaknya justru tengah membangun berbagai Fasilitas untuk melengkapi Kebun Binatang Bandung ini. “Kita terus melakukan pembangunan, saat ini melakukan pembangunan untuk kandang wau wau … dan membuat 1 lokasi packing satwa jinak yang bisa diberi makan oleh pengunjung seperti kelinci, kambing, ayam-ayam an, dan kuda”. tegas Sulhan.
Meski terancam akan dilakukan penyegelan sejak akhir juli lalu, pantauan tim harmoni Minggu siang (6/8/2023) pengunjung kembali ramai berdatangan dari dalam maupun luar kota. ancaman penyegelan tsb tidak menganggu animo masyarakat untuk berlibur di tempat wisata ikonik di Kota Bandung ini.
Sulhan pun mengakui bahwa isu penyegelan tsb tidak berdampak terhadap kunjungan wisatawan. “Alhamdulillah untuk pengunjung tidak ada penurunan. Minggu ini saja sama seperti kemarin-kemarin, InsyaAllah ada 2000 pengunjung yang masuk”. jelas Sulhan.

Salah satu pengunjung kebun binatang bandung dari cimahi,cahya mengakui kondisi kebun binatang bandung saat ini jauh lebih baik “… Alhamdulillah, bagus… dibanding dulu waktu terakhir kali saya ke sini, terlihat ada perbaikan sama pembangunan nya juga, jadi menurut saya sebagai pengunjung fasilitas di sini sudah cukup bagus dan memadai”. Ungkap Cahya.
Kontributor : Rizky Hidayatuloh
Redaktur: Arga














