Wakil Ketua DPRD Kota Bandung,Dr.H.Edwin Senjaya ,S.E.,M.M.,(kang Edwin)mengapresiasi Ancol Creative Centre (ACC) di Lt 2 Pasar Ancol Jl Pungkur Kel.Ancol Kec.Regol Kota Bandung.
“Ancol Creative Centre ini bisa menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi memperkuat persatuan dan kesatuan diantara warga khususnya yang ada di kecamatan regol dan umumnya warga kota Bandung”kata kang Edwin usai mengadakan dialog talkshow Ancol Creative Centre,Senin 6 Maret 2023.
Selain itu dengan adanya Ancol Creative Centre ini, Edwin berharap bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya “ada kesulitan-kesulitan yang mereka (para pelaku UMKM) hadapi pasca pandemi terkait masalah permodalan,masalah perizinan,masalah pelatihan,diharapkan dengan adanya Ancol Creative Centre menjadi jalan keluar,apalagi tadi kita hadirkan juga dari BPR Kota Bandung dan insyaallah mereka akan memberikan bantuan khususnya memberikan kemudahan bagi masalah permodalan”

Diketahui dalam Talkshow yang digelar usai Grand Opening ACC tsb,Kang Edwin mengajak Dra Hj. Sri Kurniasih,M.Si (Camat Regol) dan dua narasumber lainnya dari perbankan yaitu Yeane Martia SE dari BPR Kota Bandung,dan Firman dari Bank Bandung,diliput media lokal dan nasional serta disiarkan juga di kanal you tobe TVharmoni dan harmonionline.net
Diakui kang Edwin selama tiga bulan pertama ini,semua pelaku UMKM yang menjadi tenant ACC tidak membayar sewa tempat”saya mendapatkan laporan dari panitia bahwa semua tenant-tenant disini terisi ini artinya antusias sangat bagus dan tiga bulan ini dari pengelola pasar tidak memungut uang sewa,inikan luar biasa ada kesempatan bagi para pelaku UMKM sampai bisa mandiri”jelas kang Edwin yang juga merupakan warga di Kecamatan Regol ini.
Sementara salah satu upaya untuk penguatan dan pengembangan UMKM,dikatakan Edwin saat ini pihaknya bersama pemerintah kota Bandung masih terus membahas Perda tsb “kita kemarin sudah membahas dan insyaallah akan menetapkan perda terkait UMKM,karena payung hukumnya sudah ada UU No 20 Tahun 2008” jelas Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung ini.
Pihaknya akan terus memberikan pendampingan untuk mengubah stigma pasar ancol yang tidak nyaman menjadi ruang baru bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas juga menjadi ruang untuk peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)”kita akan berdayakan semuanya untuk merubah stigma selama ini,yang menilai pasar ancol ini mungkin dianggap kumuh,kurang optimal”jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama Kang Edwin juga mengapresiasi keterlibatan DPK KNPI Regol, Karang Taruna Kecamatan Regol, dan Mahasiswa FISIP Universitas Langlangbuana yang ikut langsung merintis hingga terlaksananya
acara Grand Opening Ancol Creative Centre tsb.
Dan menurutnya hal ini bisa menjadi percontohan untuk puluhan pasar lainnya yang ada di Kota Bandung”di kota bandung ini kalau tidak salah ada sekitar 40-an pasar besar dan kecil,kita lihat mana nanti yang memang bisa segera dilakukan kegiatan seperti di Pasar Ancol ini”kata anggota dewan yang dekat dengan kelompok kepemudaan di kecamatan Regol ini. (AG)
Video talkshow













