Pengurus Waqf Ambassador Community (WAC) resmi dilantik pada hari ini Kamis (10/11/2022).
Pelantikan Pengurus WAC berlangsung di Four Point Hotel Dago, Kota Bandung.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Pembina Waqf Ambassador Community Hj. Lina Marlina Ruzhan yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Selain kehadiran Ibu Wagub Jawa Barat, acara tersebut dihadiri oleh Bapak Norman Nugraha (Chief Sharia Business sunlife syariah), H. Iman Haryono Ketua I Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat dan Ibu Lina, SE Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Barat BMM Baitulmaal Mu’amalat
Lina menjelaskan, kehadiran komunitas WAC akan berdampak positif pada peningkatkan dan antuasime masyarakat khususnya umat muslim untuk berwakaf. Sebab, menurutnya antusiasme masyarakat untuk berwakaf dinilai masih kurang dibandingkan dengan berinfaq, shodaqoh hingga zakat.

“Saya lihat kesadaran masyarakat untuk sedekah, infaq, zakat dan lainnya itu sudah luar biasa hanya saja yang wakaf masih sedikit. Sebagian kecil orang berfikir berwakaf itu harus dalam bentuk tanah dan bangunan,” ujarnya.
Lina mengharapkan, adanya edukasi serta motivasi yang diberikan oleh bakal WAC mampu meningkatkan minat masyarakat dalam berwakaf.

Selain itu, kata Lina, WAC dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta badan amil zakat baik dalam pendataan hingga sosialisasi terkait wakaf.
“Tentunya bisa. Untuk kolaborasi bisa dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan atau pun Basnaz agar semangat dan pengetahuan tentang wakaq dapat tersosialisasi dengan baik dan kira-kira apa saja hal yang dibutuhkan oleh umat misalkan kebutuhan air bersih dan lainnya,” jelasnya.
Ditemui di tempat yang sama, Ketua Waqf Ambassador Community, Lulu Madia Utami menjelaskan para anggota WAC sendiri saat ini memiliki program rutin yakni berwakaf minimal Rp 250.000 per bulan.
“Sebetulnya kami memiliki porogram rutin tiap bulan ada ikrar wakaf yang mana kita kumpulkan dari setiap anggota minimal Rp. 250.000 dan lebih dari itu itu juga diperbolehkan,” ujarnya.
Ditambahkan Lulu, duta wakaf rutin diberikan ilmu tentang wakaf untuk disyiarkan kepada masyarakat.
“kita juga di WAC sebagai duta wakaf secara rutin kami bekali ilmu untuk bersiyar tentang wakaf seperti pertemuan tiap bulan kalau dulu saat pandemi kita gunakan zoom untuk berbagi ilmu yang disiarkan kepada umat,” pungkasnya.(AG)













