Kota Cimahi, harmonionline.net-Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melakukan berbagai upaya untuk mengentaskan permasalahan banjir di Kota Cimahi. Di antaranya memperbaiki drainase di sejumlah titik.
“Langkah penanganannya ini sekarang kita sedang melakukan pembenahan drainase dan perbaikan, mudah-mudahan mengurangi potensi banjir saat hujan deras karena potensi cuaca ekstrem masih ada,” kata Ngatiyana pada Kamis (6/10/2022).
Pemerintah Kota Cimahi sendiri telah membuat kolam retensi yang ada di Pasir Kaliki, Cimahi Utara bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung. Meskipun diakui Ngatiyana jika keberadaan kolam retensi tersebut masih belum maksimal karena pembangunannya belum selesai.
Rencananya Kolam Retensi Pasir Kaliki memasuki tahap penyelesaian akhir pembangunan sehingga ditargetkan bisa menampung air hingga 50 ribu liter.
“Embung yang ada di Pasir Kaliki memang belum maksimal karena belum selesai 100 persen. Pembangunan selesai sepenuhnya di tahun 2023 dan dibuat permanen. Jadi bisa menampung 50 ribu liter air,” ujar Ngatiyana.
Kemudian upaya pengentasan banjir di Kelurahan Melong dengan membuat embung, sampai saat ini disebut masih terkendala oleh pembebasan lahan di Margaasih, Kabupaten Bandung. Pengentasan banjir tersebut melibatkan daerah lain.
“Banjir Melong masih tahap komunikasi dengan Kabupaten Bandung untuk membangun embung, karena ini kan irisan antar kabupaten dan kota perlu kerjasama yang baik. Nanti dibawa ke provinsi, sehingga nanti yang menanganinya provinsi karena ini melibatkan Cimahi dan Kabupaten Bandung,” ujar Ngatiyana.














