Kota Cimahi, harmonionline.net-Wali Kota Cimahi Ngatiyana meminta masyarakat untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi cuaca ekstrim yang belakangan ini melanda Kota Cimahi.
Pasalnya, kata dia, berbagai potensi bencana alam mengancam wilayah Kota Cimahi akibat cuaca ekstrim. Seperti banjir, longsor hingga angin puting beliung.
“Kita ingatkan kepada masyarakat agar waspada dan hati-hati. Cuaca ekstrim tidak bisa ditebak sehingga ada potensi banjir, longsor,” imbuh Ngatiyana.
Seperti yang terjadi pada Selasa (4/10/2022), dimana hujan deras yang mengguyur sejak siang membuat sejumlah titik di Kota Cimahi disergam bencana alam dari mulai banjir hingga longsor.
Berdasarkan data yang diperoleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terang Ngatiyana, tercatat ada 41 titik bencana alam yang terjadi di Kota Cimahi.
“Ada 41 titik yang terdapat banjir, ada juga rumah warga jebol. Tersebar di berbagai wilayah Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana.
Menurut Ngatiyana, banjir yang mengepung wilayah Kota Cimahi dikarenakan faktor hujan deras, sehingga kiriman air dari wilayah atas Kabupaten Bandung Barat (KBB) melimpas ke wilayah Kota Cimahi.
Imbasnya, wilayah yang biasanya tidak terendam banjir pun ikut terdampak lantaran derasnya debit air yang masuk ke Kota Cimahi. “Kondisi di Cimahi dengan hujan besar dan ada air kiriman dari Bandung Barat terjadilah banjir. Titik yang biasa tidak banjir pun jadi banjir,” katanya.
Pihaknya, lanjut Ngatiyana, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus berupaya memininalisir dampak banjir. Di antaranya dengan melakukan perbaikan drainase di sejumlah titik di Kota Cimahi.














