Olah raga tradisional terlahir dari sebuah kearipan lokal di setiap daerah di tanah air ini, yang terus dijaga kelestariannya secara turun temurun,di jawa barat sendiri diketahui terdapat puluhan olah raga tradisional atau oltrad yang hingga saat ini terus di budayakan dan di perlombakan dalam berbagai kegiatan,
Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Drs. H. Asep Purwantoro, ditemui tim harmoni diruang kerjanya menjelaskan olah raga tradisional di jawa barat ini memiliki ciri khas tersendiri yang memiliki kemiripan dengan olah raga tradisional didaerahnya lainnya bahkan di bandung ada olah raga tradisional yang memiliki kemiripan dengan olah raga di jepang”di kota bandung ada namanya benjang,olah raga beladiri benjang itu olah raga seperti gulat halnya di jepang itu sumo” jelas Asep.sementara di Sukabumi menurut asep terdapat olah tradisional yang sudah mendapat penghargaan internasional”ada juga olahraga bola leungeun seuneu atau boles ,itu ada di daerah sukabumi itu juga sudah sampai ke tingkat internasional dan mendapat penghargaan di tingkat internasional “jelas Asep.
Di Tingkat nasional jawa barat mengikut sertakan kontingen olah raga tradisional pada Festival Olah Raga tradisional tahun 2022 dan meraih predikat penampilan terbaik “kita mengirimkan olah raga kaulinan urang lembur namanya roda toroktok dari Kab. Bandung Barat dan boles dari Kab. Sukabumi Alhamdullah Jawa Barat keluar sebagai juara dengan penampilan terbaik pada festival olah raga tradisional di Solo jawa tengah itu” ungkap Asep
Hingga tahun 2022 ini menurut asep sudah ada sebelas olah raga tradisional yang sudah di bakukan dan enam diantaranya diperlombakan di tingkat nasional”saat ini ada sebelas olah raga tradisional yang sudah dibakukan dan diperlombakan ditingkat nasional diantaranya terompah panjang,lalu ada egrang,ada hadang, sumpitan, lari balok, dan tarik tambang”jelas Asep.

Olah raga tradisional ini menurut Asep ,biasa digelar dalam sejumlah event yang senantiasa diikuti oleh pegawai dilingkungan pemerintah provinsi dan kab kota di Jawa Barat”olah raga tradisional ini sesungguhnya senantiasa kita laksanakan pada tiga event,pertama pada saat event pekan olah raga provinsi dan pada saat pekan olah raga pemerintah daerah namun untuk tahun 2022 karena kita tidak mengadakan PORPEMPROV dan PORPEMDA sehingga lomba tradisional ini kita gabungkan dengan rangkaian gebyar Haornas tahun ini”papar Asep.
Ditambahkan Asep dalam rangkaian gebyar haornas tingkat jawa barat yang berlangsung di sport jabar arcamanik ini,dilombakan tiga perlombaan tradisional yang diikuti antar OPD pemprov jabar”karena memang ini mendadak jadi yang diperlombakan itu hanya terompah panjang,tarik tambang dan volly pantai sar’i”

Rangkain gebyar haornas tingkat jabar sendiri menurut asep dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang juga diikuti oleh ASN perwakilan dari pemerintah kab/kota lainnya di jawa barat”tanggal 13 September kita mengadakan lomba senam bugar jabar juara antar kab kota,dan senam aerobik beregu ditambah sebelas in orga yang ada di provinsi,diantaranya jantung sehat,tera dan sebagainya” jelas Asep
perlombaan tsb menurut asep memperebutkan hadiah dari istri gubernur jabar Attaliya Praratya”akan memperebutkan piala hadiah dari Mamah Jabar ibu Attaliya” jelas Asep
puncak acara gebyar Haornas tingkat Jawa Barat akan berlangsung di sport Jabar Arcamanik hari Kamis 15 September 2022″ kita akan laksanakan tanggal 15 nanti di halaman stadion atletik arcamanik kita akan melaksanakan upacara,kita juga akan mengadakan senam bersama dengan seluruh masyarakat,pelajar,SKPD dan para atlit yang berprestasi”

Dan untuk menyemarakan gebyar Haornas ini Dispora jabar juga akan mendatangkan artis untuk menghibur masyarakat yang datang, hari Kamis tanggal 15 September jam 7.00 kita mulai”pungkas Asep
Pada kesempatan ini pihaknya juga mengundang masyarakat untuk datang dan ikut memeriahkan puncak gebyar Haornas tingkat Jawa Barat (AG)














