Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.Sc., atau biasa disapa Gus Ahad menyoroti anggaran untuk kebencanaan masih terbilang minim. Gus Ahad menyatakan, di Jabar terdapat lima wilayah berpotensi tingkat risiko yang tinggi terhadap bencana. Salah satunya wilayah Garut yang memiliki tipe pegunungan di setiap titik. Gus Ahad juga berkomentar terkait anggaran dana kebencanaan yang minim.
“Anggaran untuk penanganan bencana masih kecil, mengandalkannya kepada dana tak terduga. Karena, ketika ada terjadi sesuatu kadang-kadang yang lumpuh jalur penghubungnya,” paparnya.
Berdasarkan rilis situs opendata , sebanyak 3312 kasus tanah longsor terjadi di Jawa Barat. Bencana alam lainnya yang sering terjadi adalah gempa, banjir, kebakaran. Melihat hasil visualisasi peta persebaran Garut merupakan wilayah sering terjadinya bencana alam. Bencana alam yang terjadi di garut mencapai 1491 kejadian dengan bencana alam yang paling sering terjadi yaitu tanah longsor sebanyak 505 kejadian.












