Kota Bandung, harmonionline.net-Kota Bandung akan menggelar Konferensi Internasional dengan tema: “Meningkatkan Ketahanan Pangan Kota dan Menciptakan Future Work Melalui Urban Farming Yang Berbasis Budaya Dan Teknologi.” di laksanakan Pada Rabu dan Kamis 3 -4 Agustus 2022 mendatang.
Agenda hari pertama (03/08/22) akan dilaksanakan di Auditorium Arnts Geise Building – Universitas Katolik Parahyangan. Sementara di hari kedua (04/08) akan dilakukan kunjungan lapangan ke lokasi urban farming di Kota Bandung.
Penyelenggaraan konperensi ini merupakan salah satu upaya Kota Bandung dalam mengatasi persoalan ketimpangan akses pangan global.
Kota Bandung, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), sangat serius dalam menghadapi persoalan pangan yang menjadi kebutuhan primer manusia. Terlebih, hampir 2,5 juta penduduk Kota Bandung saat ini dicukupi kebutuhan pangannya dari luar Kota Bandung. Karenanya meyakinkan ketersediaan pangan bagi warga kota menjadi sangat penting dan tetap menjadi fokus perhatian.
Hal itu disampaikan Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar dalam siaran persnya yang diterima harmonionline.net, Selasa (02/08/22). Gin Gin menyebut ada empat hal penting yang diambil Kota Bandung pada momen ini.
Pertama, menguatkan kesadaran bersama terhadap permasalahan ketimpangan akses pangan sehat yang terjadi di beberapa belahan dunia. Kedua, mendorong generasi muda untuk peduli dan terlibat dalam upaya mewujudkan ketahan pangan kota.
Ketiga, mendorong komitmen bersama negara-negara anggota G-20 dan anggota Milan Pact untuk melakukan gerakan urban farming dan pengurangan limbah makanan (food waste reduction). Keempat, memperkuat jejaring dan kolaborasi baik skala nasional maupun internasional dalam mewujudkan Kota Cerdas Pangan (Food Smart City).
Luaran kegiatan ini disamping akan mencetuskan Bandung Recommendation sebagai masukan bagi Gubernur Jawa Barat dalam Mayor Summit, juga mengajak peserta konperensi untuk mewujudkan sistem pangan kota yang berkelanjutan dengan melakukan gerakan Buruan SAE (Urban Farming). Kesadaran dan keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan ketahanan pangan kota yang berkelanjutan, juga menjadi harapan penting lainnya.
Kegiatan ini selain didukung penuh oleh MUFPP dan Uni Eropa juga disupport NGOs International Rikolto dan CAF. Kegiatan akan dihadiri seluruh kota regional Asia Pasifik yang tergabung dalam keanggotan MUFPP dan Kota Bandung melalui DKPP yang ditunjuk sebagai steering committe regional Asia Pasifik tahun 2021-2023 bersama Kota Seoul Korea.
Yang diundang pada kegiatan ini seluruh anggota MUFPP regional Asia Pasifik dan para Walikota seluruh Indonesia dan perwakilan luar negeri yang menyatakan akan hadir langsung ke Bandung (offline) adalah perwakilan dari Italia, Malaysia, India, Korsel, Nepal, Thailand, Turkiye, Filipina, Australia, New Zealand, Malawi, Ghana, Sierra Leone dan Tunisia














