• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Rabu, 25 Februari 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Hari Kanker Sedunia: Masih Besar Tantangan Atasi Kesenjangan Perawatan

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Selasa, 8 Februari 2022
in Kesehatan
0 0
Hari Kanker Sedunia: Masih Besar Tantangan Atasi Kesenjangan Perawatan

Harmonionline.net-Tema Hari Kanker Sedunia tahun ini adalah mengatasi kesenjangan akses dalam perawatan kanker. Terkait tema peringatan tahun ini, tantangan apa yang masih dihadapi untuk mengatasi kesenjangan perawatan kanker di Indonesia dan apa penyebab utamanya? Apa yang bisa dilakukan untuk mempersempit kesenjangan itu dan memberi akses lebih banyak kepada para pasien kanker? Dan bagaimana peran aktivis atau LSM kanker?

Hari Kanker Sedunia pertama kali ditetapkan pada World Cancer Summit tahun 2000 di Paris. Hari ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker dan untuk mendorong pencegahan, deteksi dini, perawatan serta pengobatan yang dilakukan terhadap semua jenis kanker yang sudah dikenali.

Indonesia sendiri masih tercatat sebagai salah satu negara dengan kasus kanker tertinggi. Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, total kasus kanker di Indonesia pada 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus.

Tahun ini, tema peringatan adalah Close the Care Gap. Endah Labati Silapurna, direktur Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjelaskan, “Tujuannya agar semua yang menderita kanker bisa mendapat perawatan yang sama, sehingga memperbesar kesempatan untuk sembuh dan menekan korban jiwa yang mungkin terjadi.”

Menurut data Globocan 2020, jumlah kasus baru kanker terbanyak di Indonesia ditempati oleh kanker payudara (16,6%), disusul oleh kanker mulut rahim (9,2%), kanker paru-paru (8,8%), kanker kolorektal (8,6%).

Peringatan hari kanker sekaligus membuat semua orang menyadari betapa banyaknya jenis kanker, kata Samantha Barbara, ketua Yayasan Daya Dara Indonesia (YDDI), organisasi yang berfokus pada kegiatan sosialisasi deteksi dini dan pendampingan bagi perempuan dengan kanker payudara.

Untuk kanker payudara saja, jelas Samantha, sekarang ini 1 dari 8 perempuan di dunia mempunyai risiko menjadi penderitanya. Mengutip data WHO, ia mengatakan, tanpa meningkatkan penyuluhan dan upaya-upaya pencegahan dini, maka pada tahun 2030 kemungkinan 1 dari 3 perempuan berisiko terjangkit kanker payudara. Itu sebabnya,

“Secara garis besar, kita ingin semua pasien mendapatkan akses ke informasi, akses ke fasilitas, dan akses untuk mendapatkan perawatan yang baik. Namun kalau kita bicara soal Indonesia, kita punya challenge juga,” tuturnya.

Tantangannya mencakup juga wilayah geografis Indonesia yang berupa kepulauan, yang menyulitkan penyediaan fasilitas maupun sumber daya dokter spesialis kanker dan spesialis lain yang terkait dengan perawatan kanker seperti patologi dan radiologi, jelas Samantha.

Dr. dr. Endah Labati Silapurna, MHKes (foto: courtesy)
Dr. dr. Endah Labati Silapurna, MHKes (foto: courtesy)

Layanan, baik berupa sumber daya manusia, maupun sarana dan prasarana yang berbeda-beda di tingkat pusat dan daerah memang merupakan masalah prinsip yang dihadapi, tambah Direktur RS Idaman yang biasa disapa Labaty itu. Aturan maupun regulasi yang berlaku juga turut memengaruhi kesenjangan ini. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan, ia juga mengakui sulitnya menyamakan atau menyeragamkan pelayanan yang terkendala lokasi, fasilitas dan daya ungkit masing-masing daerah.

Ia juga menyebut contoh mengenai distribusi dokter yang tidak merata di daerah.

“Kalau di Jawa, dokternya banyak, sarana prasarananya dari pusat juga lumayan banyak. Kebetulan saya di wilayah Indonesia bagian tengah, ini SDM-nya tidak terlalu banyak dikucurkan ke sini. Apalagi di bagian timur. Kalau bagian timur lebih sedikit lagi kelihatannya,” tambahnya.

Labaty juga mengkritisi kebijakan pemerintah berkenaan dengan pelayanan kanker. Menurutnya, regulasi pemerintah belum optimal, karena masih menekankan bahwa pelayanan kanker sebagian besar dirujukkan ke rumah sakit kelas A atau kelas B.

“Sebenarnya kalau kita bisa memberdayakan kelas di bawahnya, bukan hanya kelas A atau sebagian di B saja, itu gap-nya akan menjadi sempit. Jadi masyarakatnya bisa diuntungkan.”

Perawat menyiapkan ruang isolasi dan peralatan medis di RS Persahabatan Jakarta (Foto: ilustrasi)
Perawat menyiapkan ruang isolasi dan peralatan medis di RS Persahabatan Jakarta (Foto: ilustrasi)

Pasien tidak akan perlu terlalu lama menunggu jadwal pengobatan kalau pasien tidak harus dirujuk ke rumah sakit kelas A, misalnya. Ia mencontohkan rumah sakit yang dipimpinnya tergolong kelas C tetapi sudah bisa membantu pelayanan kanker. RSD Idaman memiliki antara lain dokter spesialis anak yang juga konsultan hemato onkologi (kanker darah), dokter spesialis bedah yang dapat mendeteksi kanker payudara, serta dokter kebidanan dan kandungan yang bisa mendeteksi kanker mulut rahim.

Peran kelompok pendukung

Samantha memaklumi bahwa beban pemerintah dalam mengatasi penyakit kanker cukup tinggi. Karena itu ia menyoroti pentingnya mengikutsertakan kelompok-kelompok pendukung dari kalangan pasien sendiri. YDDI, bekerja sama dengan para sponsor atau perusahaan, bergerak membantu pemerintah mengurangi beban itu dengan memberikan edukasi mengenai upaya pencegahan melalui deteksi dini.

Sebagai gambaran mengenai kurangnya edukasi deteksi dini, Labaty mengemukakan bahwa tak sedikit pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakitnya didapati sudah dalam stadium lanjut.

Selama pandemi, kegiatan edukasi YDDI yang biasanya dilakukan dengan mendatangi berbagai komunitas ini berlangsung dengan cara yang lebih luas jangkauannya, melalui pertemuan virtual. YDDI memberdayakan para penyintas, yang telah selesai melewati perawatan dan mengikuti pelatihan bersertifikat, untuk memberikan edukasi tersebut.

“Kita bicara mengenai perjalanan kanker kita, faktanya, risikonya, apa yang harus dilakukan dan sebagainya,” katanya.

Dukungan moral dari orang-orang yang pernah mengalami sakit kanker dan menjalani pengobatannya juga sangat penting, karena membuat para pasien merasa tidak sendirian, jelasnya. Ribuan perempuan dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam komunitas YDDI di beberapa kota sejak yayasan itu berdiri pada tahun 2014, kini setiap hari bertukar informasi, berbagi dukungan melalui grup WA.

Yayasan ini juga memiliki program kerja sama dengan beberapa rumah sakit dan klinik, memberikan layanan USG gratis sebagai upaya deteksi dini untuk kalangan perempuan kurang mampu. Samantha, ia sendiri seorang penyintas kanker, ingin agar upaya menurunkan kanker payudara stadium lanjut terus bergaung.

Labaty yakin perubahan kebijakan pemerintah mengenai rujukan pasien kanker ke rumah sakit dapat membantu mengurangi kesenjangan sekarang ini, di samping memeratakan distribusi sumber daya manusia oleh pemerintah pusat.

Memperbanyak dokter onkologis juga menjadi harapan Samantha. Dengan menyiapkan program yang baik dan insentif yang menarik, pemerintah diharapkan dapat mendorong mahasiswa kedokteran menjadi spesialis kanker, lanjutnya. [uh/ab]

Sumber : VOA Indonesia

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kesehatan

Self-Care di Tengah Kesibukan

Minggu, 19 Oktober 2025
Kesehatan

Mindful Movement: Tren Olahraga Modern untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Selasa, 7 Oktober 2025
Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami
Kesehatan

Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami

Selasa, 12 Agustus 2025
Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga
Kesehatan

Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga

Kamis, 7 Agustus 2025
Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan
Kesehatan

Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan

Rabu, 6 Agustus 2025
Kesehatan

Bahaya Gadget Terhadap Anak & Cara Meminimalisirnya

Kamis, 24 Juli 2025

Info Terbaru

TAMU KITA – Goes to Ramadhan Happiness #5

TAMU KITA – Goes to Ramadhan Happiness #5

Rabu, 25 Februari 2026
Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Harmoniaga Ramadhan : Mengenal Lebih Dekat Produk Cireng Baim

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Ikuti kajian hari ke 6 Pesantren Bulan Dakwah Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026
Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Ikuti Kajian Safari Masjid Detoksifikasi Hati Mengobati Penyakit Batin dengan Puasa Lahiriah

Selasa, 24 Februari 2026

Video

  • All
  • Video
Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Tarhib Ramadhan : Sahabat Bandung Community 2026 M – 1447 H

Senin, 2 Februari 2026

Video: Tabligh Akbar bersama Ustadz. Abdul Somad di Masjid Trans Studio Bandung

Selasa, 27 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

LIPUTAN KHUSUS : Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PERWOSI Prov. Jabar Masa Bakti 2025 – 2029

Senin, 26 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

LIPUTAN KHUSUS – MT Thohirul Qolbi ” Belanja di Bulan Rajab “

Minggu, 25 Januari 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist