Kab Bandung, harmonionline.net-Jumlah kaum perempuan di Kabupaten Bandung lebih sedikit dari kaum prianya, yaitu sekitar 49% lebih. Keberadaan kaum perempuan dan upaya meningkatkan kiprah kaum perempuan dalam pembangunan masih dihadapkan dengan permasalahan yang amat kompleks dan masih perlu terus ditingkatkan.
Isue kesetaraan gender, ketenagakerjaan, pernikahan dini, kekerasan dalam rumah tangga, pendidikan, sosial dan kesehatan masih perlu ditingkatkan lagi pemberdayaannya.
Hal itu diungkapkan Emma di hadapan peserta Talk Show Gelora Puspa Kab. Bandung, bertempat di Gedung Dewi Sartika, Bandung pada (27/12/2021). Talk Show yang merupakan penutup rangkaian kegiatan Hari Ibu itu
bertemakan “Melalui Puspa Kab.Bandung Kita Tingkatkan Kualitas Kaum Perempuan. Perempuan Berdaya Indonesia Maju”,

Emma menjelaskan, di bidang kesehatan, selain masih tingginya angka kematian ibu hamil dan anak, tingginya pernikahan usia dini, juga kurangnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksakan kesehatannya di puskesmas atau rumah sakit.
” Kurangnya kesadaran Bumil memeriksakan kesehatan itu ditambah lagi dengan ketakutan tertular Covid-19. Kondisi ini jadi serba salah”, ujar Emma yang selain sebagai istri Bupati juga dikenal sebagai Ketua PPLIPI Kab. Bandung.
Kondisi kaum perempuan yang demikian itu, Emma mengharapkan Forum Puspa berada di garda terdepan bersama-sama pemerintah dan organisasi lain untuk memajukan kaum perempuan.
Acara Talk Show yang sempat tersendat di masalah teknis, namun tidak menyurutkan para peserta dan tamu undangan meninggalkan acara.

Ketua Pelaksana Talk Show, Dr. Dewi Kurniasih mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para peserta yang masih antusias dan para tamu undangan yang tetap sabar mengikuti acara demi acara hingga selesai.

Ketua Forum PUSPA Yanti Lidiati menyatakan , kegiatan Gelora Puspa dalam rangka memperingati Hari Ibu itu berisi kegiatan Bhakti Sosial, seperti membina anak jalanan, bazaar UMKM, dan Talk Show.
Pada kesempatan ini ditampiklan angklung yang dimainkan anak-anak jalanan binaan Forum PUSPA Kab Bandung.
Sementara itu, Ina Wiandini, salah satu narsum dan juri Gender Award, kepada Siti Sundari dari Harmoni mengakui kalau sebagai pengusaha perempuan, perusahaannya dalam upaya membantu pemerintah dan meningkatkan pemberdayaan perempuan serta UMKM, mempekerjakan banyak kaum perempuan.
Hadir pada acara itu Ketua Forkom PUSPA Kabupaten Bandung, Yanti Lidiati, Kepala Dinas P2KBP3 (Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) H.Muhammad Hairun, Dandim 0624/ Kab Bandung yang diwakili Pasiter Kapten Inf. Siswandi, tamu lainnya dari unsur dinas terkait, PKK dan Dharma Wanita.














