Kota Cimahi, harmonionline.net-Kasus COVID-19 di Kota Cimahi kini sudah tak mencekam seperti dua bulan lalu. Kasusnya turun drastis sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Level 3-4.
Perbandingannya, usai libur lebaran jumlah warga Kota Cimahi yang masih terkonfirmasi aktif positif COVID-19 mencapai 900 orang lebih. Namun data hari ini, Selasa (31/8/2021) jumlahnya tersisa 100 orang yang masih terpapar virus korona.
Sementara jumlah total warga Kota Cimahi yang terpapar virus korona sejak tahun lalu mencapai 12.856 orang. Mayoritas sudah dinyatakan sembuh, yakni mencapai 12.521 orang. Kasus meninggal ada 232 orang.
Dari zona per RT, sudah tidak ada lagi yang masuk kategori zona merah dan zona oranye. Semua RT di Kota Cimahi sudah masuk zona kuning yakni mencapai 65 orang serta zona hijau sebanyak
1.659 orang.
“Alhamdulillah kalau melihat data dan penelusuran memang terjadi penurunan kasus,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi Muhamad Dwihadi Isnalini, Selasa (31/8/2021).
Menurut Dwi, jika melihat kondisi saat ini, PPKM Darurat sampai Level 3 dan 4 sangat efektif untuk menekan laju penularan COVID-19. Termasuk di Kota Cimahi. Penanggulangan pun dinilai lebik baik dari sebelumnya.
Selain itu, kata dia, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan cukup baik sehingga sangat berdampak terhadap penurunan kasus virus korona. “Kalau melihat hasil saat ini terjadi memang protokol kesehatan jadi salah satu kunci utamanya. Misal dia positif dia isolasi, gak kemana-mana. Otomatis gak menularkan kepada orang lain,” kata Dwi.
Kemudian, lanjut Dwi, vaksinasi COVID-19 yang digencarkan akhir-akhir ini pun memiliki peran dalam penanganan virus tersebut. Sebab, setidaknya warga yang sudah divaksin daya tahan tubuh yang terbentuk semakin baik.
“Begitu ada yang terpapar tidak parah. Walau masih ada kasus kematian tapi tidak fantastis lagi. Kasus isolasi menurun, kesembuhan juga meningkat,” sebutnya.
Meski sudah menurun drastis, dirinya meminta masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab virus korona masih dan risiko penularannya masih sangat membahayakan.
Sumber : cimahikota.go.id














