Kota Bandung, harmonionline.net-Kartu Jabar Bageur diluncurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar agar masyarakat dapat melakukan donasi berupa infak, sedekah, bahkan zakat dengan lebih mudah.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Bidang 4 Baznas Jabar, H. Ahmad Faisal, di Kantor Pusat BJB, Jl. Naripan Kota Bandung, Rabu (25/8/21).
Faisal mengatakan, pihaknya tengah berupaya untuk menggandeng berbagai komunitas untuk turut andil dalam gerakan-gerakan sosial membantu masyarakat. Kali ini, inovasi berupa kartu ‘Jabar Bageur’ diluncurkan dalam rangka optimaliasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah komunitas menggunakan QRIS Bank BJB.
“Kami dari baznas jabar mengajak komunitas-komunitas untuk lebih mudah dalam berinfak maupun sedekah, kenapa melalui kita, karena kita resmi,” katanya.
Faisal mengungkapkan, selain kemudahan, dengan kartu ‘Jabar Bageur’ para donatur juga akan dapat transparansi dana yang telah dipercayakan kepada Baznas Jabar.
“Dengan cara ini, siapapun bisa berdonasi dimanapun, tidak harus datang ke kantor Baznas Jabar, nyari-nyari alamat segala macem, jadi kita butuh kita tinggal broadcast, dana langsung masuk ke rekening tidak berapa lama kita lihat angkanya, kita salurkan bersama-sama ke masyarakat,” ungkapnya.
“Penyalurannya pun transparan, bisa diketahui oleh masyarakat, jadi komunitas mempercayakan ke Baznas, kita berkoordinasi dengan mereka dalam penyaluran bantuan yang membutuhkan,” imbuhnya.
Faisal berharap akan ada semakin komunitas-komunitas yang mau bergabung dan berkomitmen dalam penggunaan kartu ‘Jabar Bageur’. Pasalnya, dengan semakin banyak komunitas yang bergabung, maka potensi untuk menyelesaiakan masalah-masalah ekonomi di masyarakat akan semakin tinggi.
“Tujuan besarnya, kita ingin kesadaran berdonasi bersosial semakin tumbuh dan semakin banyak di komunitas, jadi semakin banyak maka masalah sosial semakin tidak muncul,” harapnya.
“Jadi dari komunitas, masuk ke Baznas, kita balikkan lagi ke masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.
Di tempat yang sama, ketua DPW Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), Lina Marlina Ruzan mengatakan pihaknya bersukur bisa menjalin kerjasama dan komitmen dengan program kartu Jabar Bageur dari Baznas. Pasalnya dengan adanya program tersebut, pihaknya terbantu dalam merealisasikan gerakan-gerakan sosial.
“Saya tertarik dengan kartu Jabar Bageur ini karena untuk menghimpun sedekah-sedekah, minimal dari anggota P2LIPI saja Awalnya kami bingung mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, alhamdulilah hari ini kita mou terkait kegiatan-kegiatan kita,” kata Lina.

Lina berharap, dengan kerjasama dan komitmen yang dibangun dapat berkontribusi dalam penyelesaian masalah dalam masyarakat. Apalagi, PPLIPI merupakan organiasi yang fokus pada gerakan sosial.
“Harapannya kita lebih dikenal masyarakat, karena kami fokus pada kegiatan sosial jadi biar masyarakat tahu bahwa kegiatan kita fokus untuk masyarakat, sedikit bisa menjadi bukit dengan bekerjasama dengan baznas,” harapnya.
“Kita ada disetiap Kab/Kota, kita ada untuk membantu masyarakat, minimal membantu mereka yang membutuhkan, apalagi di masa pandemi, baik kesulitan ekonomi maupun kesehatan,” tegasnya.
Lina menambahkan, anggota PPLIPI memiliki kegiatan sedekah rutin mingguan. Sehingga dengan program tersebut, pihaknya memiliki saluran untuk bisa membantu masyarakat dengan lebih mudah
“Insya allah, kita setiap anggota sudah biasa untuk sedekah dalam setiap hari jumat, kita kumpulin untuk dibagikan,” tandasnya.
Sementara itu, Pimpinam Divisi Hubungan kelembagaan BJB, Isya Anwari mengungkapkan, pihaknya menjadi penyedia media kartu Jabar Bageur berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BJB. Dengan QRIS tersebut, masyarak yang memiliki uang elektron dalam melakukan infak, sedekah, dan zakat dengan sangat mudah.
“Jadi masyarakat bisa menggunakan QRIS kita. QRIS kita itu uniknya open source, jadi semua masyarakat yang punya uang elektronik, seperti go pay, link aja, dan lain-lain bisa mengakses itu,” ujarnya.
“Jadi tidak harus anggota, siapapun yang punya uang elektronik bisa mengakses untuk donasi dengan mudah,” imbuhnya.
Selain kemudahan, para pengguna layanan QRIS BJB juga tidak dikenakan biaya administras layanan.
“Kita tidak ada batas minimal donasi dan tidak ada biaya administrasi juga, jadi memudahkan sekali masyarakat yang ingin berdonasi,” ujarnya.
“Kita ingin memudahkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai instruksi dari Gubernur,” tandasnya.













