• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Senin, 13 April 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Berita Kab. Bandung

Danlanud Sulaiman dan Kepala Bappeda, Pertama Divaksin Covid-19

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Rabu, 20 Januari 2021
in Kab. Bandung
0 0
Danlanud Sulaiman dan Kepala Bappeda, Pertama Divaksin Covid-19

Kab Bandung-Danlanud Sulaiman Kolonel (Pnb) Mohammad Nurdin dan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, menjadi yang pertama mendapatkan vaksin covid-19 dalam launching vaksinasi di Kabupaten Bandung.

“Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) sementara diwakili oleh Pak Danlanud, sedangkan dari pemkab sementara diwakili oleh Kepala Bappeda,” ucap Bupati Dadang Naser usai menyaksikan vaksinasi perdana yang digelar di Rumah Sakit Unggul Karsa Medika Kecamatan Margaasih, Kamis (14/1/2021).

Vaksin Sinovac, kata bupati, sudah dinyatakan halal oleh MUI. Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sudah mengeluarkan ijin edar daruratnya. “Sebanyak 7.560 kuota vaksin sudah diterima Dinkes (Dinas Kesehatan). Ini akan dilakukan secara bertahap, dan ada fase-fasenya,” tandas bupati.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk memahami, dan tidak termakan hoax atau isu-isu yang menyesatkan. “Ini upaya pemerintah untuk melindungi masyarakatnya, agar penyebaran covid-19 bisa dikurangi dan diatasi melalui gerakan vaksinasi massal,” imbuh Dadang Naser.

Untuk menjadi peserta, tuturnya, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Apabila sudah memenuhi syarat, namun menolak pemberian vaksin, maka pemerintah akan mengenakan sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Kepada masyarakat, mari sama-sama ikuti program pemerintah yang bertujuan untuk melindungi kesejahteraan masyarakat. Tentu ada syarat siapa yang harus menerima vaksin. Antara lain tekanan darah stabil, rentang usia di bawah 59 tahun, tidak memiliki penyakit penyerta seperti jantung dan penyakit berat lainnya. Masyarakat yang menolak harus jelas alasannya. Kalau dia sehat dan memenuhi syarat, harus patuh. Kalau tidak, pemerintah akan memberikan sanksi,” tegas Dadang Naser.

Pada kesempatan itu, ia pun mengungkapkan alasan dirinya tidak masuk dalam kriteria penerima vaksin. “Usia saya sudah masuk 60, dan pernah mengalami serangan jantung di periode pertama tahun ke empat saya menjabat sebagai bupati,” ujarnya pula.

Wakil Bupati (Wabup) Bandung Gun Gun Gunawan yang turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut, juga tidak masuk kriteria sebagai penerima vaksin. “Selain usia 60 tahun ke atas, orang yang pernah terpapar covid dan sembuh, juga tidak masuk kriteria karena imunnya sudah terbentuk. Saya tidak masuk kriteria, karena pernah terpapar covid-19 sebagai OTG (Orang Tanpa Gejala), sehingga tidak diprioritaskan. Orang dengan penyakit bawaan juga demikian, tidak disarankan untuk divaksin,” terang Wabup Gun Gun.

Vaksinasi massal, tuturnya, merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk menyehatkan masyarakat. “Selain imbauan penerapan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun, juga ada ikhtiar medis berupa perlindungan melalui vaksinasi,” tutur Gun Gun.

Keraguan masyarakat terhadap keamanan vaksin, sebenarnya sudah terjawab dengan keluarnya ijin dari BPOM dan sertifikasi halal dari MUI.”Ini menjadi dasar. Siapa lagi yang akan kita jadikan rujukan. Mereka yang akan bertanggungjawab secara klinis, medis dan dari sisi religinya. Inilah upaya yang bisa dilakukan, supaya ada percepatan penurunan penyebaran covid-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung. Kita tetap iringi dengan do’a dan tidak lalai menerapkan protokol kesehatan, meskipun bagi yang sudah menerima vaksin,” tambahnya pula.

Sementara itu Danlanud Mohammad Nurdin mengucapkan rasa syukurnya karena telah berkesempatan mendapatkan vaksin. “Alhamdulillah, hari ini warga Kabupaten Bandung bisa mulai mendapatkan vaksin, setelah pimpinan nomor satu negara ini mendapatkannya. Saya ingin sehat, maka saya menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi,” kata Danlanud.

Ia pun menyatakan tidak merasakan dampak, setelah petugas menyuntikkan vaksin tersebut. “Tidak terasa apa-apa, tahu-tahu sudah selesai. Saya imbau masyarakat untuk tidak takut, karena keamanan dan kehalalannya sudah terjamin,” kata Mohammad Nurdin.

Senada dengan Danlanud, Kepala Bappeda Cakra Amiyana pun mengatakan hal yang sama. “Sebelum divaksin, dilakukan screening dulu oleh petugas medis. Apabila kita tidak memenuhi persyaratan, maka vaksin batal diberikan, inilah bentuk kehati-hatian pemerintah. Alhamdulillah, vaksinasi saya sudah selesai dan tidak ada gejala apa-apa. Saya ingin mengajak masyarakat untuk segera mendaftar melalui Pedulilindungi.id untuk mendapatkan vaksin, agar kondisi sosial masyarakat kita segera pulih dari pandemi ini,” tutup Cakra Amiyana.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat
Berita

Penyaluran Bantuan Bencana Longsor di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Selasa, 10 Februari 2026
Kab. Bandung

Seorang Anak Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek Perumahan di Lagadar Margaasih

Kamis, 20 November 2025
Kab. Bandung

Pemkab Bandung Terbitkan KTP Elektronik bagi Penyandang Disabilitas

Selasa, 9 September 2025
Kab. Bandung

Dukung Program Pemerintah, Buana Mekar Day Adakan Pengobatan Gratis, Sembako Murah & Bazar UMKM

Sabtu, 6 September 2025
Kab. Bandung

Gelar Musyawarah Kerja Wilayah RAPI Kabupaten Bandung Wujudkan Program Kerja Berkemajuan

Jumat, 29 Agustus 2025
Kab. Bandung

Bupati Bandung dan Walikota Cimahi Bahas Masalah Penanganan Banjir dan Perbatasan

Rabu, 11 Juni 2025

Info Terbaru

Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Senin, 13 April 2026
GELAR WAYANG KULIT PURBALINGGA, SATU DEKADE PAPELING KORWIL BANDUNG

GELAR WAYANG KULIT PURBALINGGA, SATU DEKADE PAPELING KORWIL BANDUNG

Senin, 13 April 2026
Halal Bihalal MT Yasmeena : Silaturahmi dan Milad 19 Tahun

Halal Bihalal MT Yasmeena : Silaturahmi dan Milad 19 Tahun

Senin, 13 April 2026
Halal Bihalal Dirangkaikan Milad Daarussadiyah

Halal Bihalal Dirangkaikan Milad Daarussadiyah

Minggu, 12 April 2026

Video

  • All
  • Video
Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Recap Kegiatan Amal di Bulan Ramadhan bersama Air Mineral Al Ma’soem

Jumat, 20 Maret 2026
Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Pendaftaran Mahasiswa Baru FISIP UNPAS telah Dibuka

Rabu, 18 Maret 2026

“Ramadhan Festival” Talkshow Parenting bersama Elly Risman di Masjid Al Jabbar

Rabu, 11 Maret 2026

Highlight Iftar Ramadhan 1447 H: Berbagi Kasih bersama GMI Kota Bandung

Minggu, 8 Maret 2026
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist