Kab Bandung-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali menerima bantuan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Bupati Bandung Dadang M Naser mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jabar kepada desa mandiri dan berprestasi.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung kembali menjadi kabupaten dengan desa penerima Maskara terbanyak di Jabar, yakni sebanyak 15 unit. Sementara di tahun 2019, Pemkab Bandung teah menerima bantuan sebanyak 14 unit,” ungkap bupati di sela-sela Penyerahan Bantuan Mobil Maskara di Rumah Jabatannya, Soreang, Jumat (4/12/2020).
Pada kesempatan itu, Dadang Naser juga mengapresiasi seluruh kepala desa (kades) yang telah sabilulungan meningkatkan status desa melalui Indeks Desa Membangun (IDM).
“Kami sangat mengapresiasi atas kreativitas dan inovasi yang dilakukan para kades serta perangkat desa, sehingga tercipta desa mandiri, maju dan berkembang. Kami berharap dengan adanya penghargaan ini, bisa motivasi desa lainnya untuk berprestasi dan meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) warganya. Sehingga strata desanya bisa terus ditingkatkan, menuju desa mandiri,” harap Dadang Naser.
Ia juga menjelaskan, Tahun 2020 Kabupaten Bandung dinobatkan sebagai daerah dengan status Desa Mandiri terbanyak di Jabar, yakni mencapai 56 desa. Capaian itu, lanjut Dadang telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Tahun 2016 – 2021.
“Setiap tahunnya, desa mandiri di Kabupaten Bandung terus meningkat. Dalam RPJMD Tahun 2016-2021, Pemkab Bandung menargetkan desa mandiri sebanyak 43 desa. Alhamdulillah di tahun 2020, jumlah desa mandiri di Kabupaten Bandung mencapai 56 desa,” jelasnya.
Tak lupa, dirinya juga mengajak seluruh camat untuk terus meningkatkan IDM. Pasalnya Kabupaten Bandung masih memiliki desa berkembang sebanyak 86 dan desa maju sebanyak 129.
“Menjelang akhir kepemimpinan saya, tidak ada lagi status desa sangat tertinggal dan tertinggal. Kedepannya saya berharap, status desa berkembang sudah tidak ada, jadi hany status desa maju dan mandiri,” tutur Bupati Bandung.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung H. Tata Irawan menjelaskan, penerima maskara merupakan desa mandiri dan berprestasi tahun 2019.
“15 desa yang menerima maskara adalah Desa Neglawangi (Kertasari), Cileunyi Wetan (Cileunyi), Bojongsoang (Bojongsoang), Margahayu Tengah, Margahayu Selatan, Sukamenak dan Sayati (Margahayu), Tenjolaya (Cicalengka), Sukapura (Kertasari), Rancamanyar (Baleendah), Soreang, Karamatmulya dan Cingcin (Soreang), Ciwidey (Ciwidey) dan Desa Cikoneng (Ciparay),” urai Tata.
Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.














