Kota Cimahi-Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna memantau lokasi dinding kirmir ambrol di RT 5 RW 22 Kel. Melong Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi.
Proses perbaikan akan dilakukan mengacu ketentuan agar daerah sempadan sungai tidak lagi dibangun bangunan permanen. Terdapat sejumlah rumah yang terdampak langsung akibat dinding kirmir ambruk tersebut. Sungai tersebut merupakan perbatasan Kel. Melong Kota Cimahi dengan Blok Sayuran Cijerah Kota Bandung.
Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengatakan dirinya sudah melihat sejauhmana kerusakan yang terjadi di lokasi kirmir ambruk tersebut. “Seperti dilihat sendiri ada longsor, kita sudah ngobrol sama pemilik rumah dan lihat status tanahnya agar APBD bisa dipakai membantu. Sudah minta dinas terkait dalam hal ini DPKP agar segera mendesain bantaran sungai ini supaya kejadian yang tidak diinginkan tidak terulang karena ini riskan,” ungkapnya.
Walikota menegaskan, bangunan didirikan di sisi sungai sebetulnya tidak boleh. “Kenyataannya sudah pada berdiri. Untungnya di titik yang ambruk tidak dalam kondisi dihuni sehingga tidak ada korban jiwa. Makanya kita akan perbaiki dengan syarat tidak boleh lagi dibuat bangunan permanen, boleh untuk halaman saja,” jelasnya.
Selain memberikan himbauan kepada warga, Ia juga telah memerintahkan unsur kecamatan dan kelurahan untuk bersiap-siaga dan turun langsung ke lapangan apabila terjadi bencana di wilayahnya. “Waktu kemarin pas kejadian, lewat lurah bersama jajarannya langsung mengecek kondisi di lapangan. Mudah-mudahan kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi lagi,” tandasnya.
Sumber : https://www.cimahikota.go.id














