• Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Jumat, 2 Januari 2026
TV Harmoni
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
  • Berita
    • Jawa Barat
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Nasional
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
    • Bewara Persib
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TV Harmoni
  • Berita
  • Keluarga
  • Kesehatan
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Religi
  • TVH
Home Kesehatan

Pernah Dengar Istilah ‘Gluten Free’? Ini Penjelasannya

Redaksi Harmoni oleh Redaksi Harmoni
Senin, 4 November 2019
in Kesehatan
0 0
Pernah Dengar Istilah ‘Gluten Free’? Ini Penjelasannya

Pernahkah Sobat membaca tulisan pada kemasan makanan yang berbunyi ‘gluten free’? Istilah gluten memang jarang diketahui orang-orang karena bukan termasuk ke dalam nutrisi yang istimewa.

Gluten sendiri merupakan salah satu jenis protein yang biasanya terkandung di dalam gandum hasil persilangan, gandum biasa, dan jelai atau barley. Nah, jika Sobat melihat kemasan makanan bertuliskan ‘gluten free’ atau bebas gluten berarti makanan tersebut tidak mengandung protein gluten.

Sebuah studi menunjukkan bahwa makanan yang mengandung biji-bijian utuh memiliki manfaat menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Tapi sebagian makanan bebas gluten justru cenderung kurang mengandung nutrisi seperti kalsium, vitamin B, magnesium, serat, zinc, dan zat besi.

Beberapa makanan yang mengandung gluten di antaranya yaitu makanan yang berasal atau terbuat dari biji-bijian, contohnya seperti jelai, gandum, kue, wafer, sereal, pasta, saus, bumbu salad, kecap, roti, dan beberapa vitamin atau obat-obatan yang mengandung gluten.

Bagi mereka yang memiliki penyakit celiac, mengonsumsi gluten dapat memicu efek samping karena sistem kekebalan tubuh penderita celiac menganggap gluten sebagai ancaman bagi tubuh.  Ketika sang penderita mengonsumsi gluten,  lapisan dinding usus kecil akan diserang sehingga tubuh tidak dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan. Akibat yang muncul pada penderita penyakit celiac antara lain yaitu perut kembung, sakit perut, diare, berat badan menurun, pertumbuhan terhambat (pada anak-anak), dan sering merasa kelelahan.

Makanan gluten-free sebenarnya ditujukan kepada orang-orang yang memiliki penyakit celiac atau mereka yang memiliki alergi terhadap gluten. Sedangkan bagi Sobat yang tidak memiliki penyakit tersebut, makanan bebas gluten tidak akan memberikan manfaat tambahan dibanding makanan mengandung gluten. Selain itu produk makanan bebas gluten juga biasanya memiliki harga yang cukup mahal.

Adapun penyakit yang mengharuskan seseorang menjalani diet gluten ini di antaranya yaitu:

1. Celiac Disease

Penyakit ini terjadi karena suatu keadaan di mana tubuh tidak dapat mencerna gluten yang terdapat dalam makanan. Karena tidak bisa dicerna, tubuh akan memandang gluten sebagai ancaman dan kemudian memproduksi antibodi yang berbalik menyerang lapisan dinding usus halus, sehingga bisa menimbulkan pembengkakan dan kerusakan jaringan usus halus. Rusaknya lapisan ini akan berakibat pada berkurangnya kemampuan usus untuk menyerap zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini berbahaya bagi kesehatan karena penyerapan zat gizi mayoritas terjadi di usus halus. Penderita celiac disease juga biasanya mengalami diare, anemia, sakit pada tulang, hingga timbul bercak-bercak pada kulit. Celiac disease dapat menyerang berbagai kelompok umur dan biasanya berlangsung tanpa gejala khusus.

Belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya, perawatan yang dapat mengurangi gejala penyakit ini hanyalah diet gluten free. Penderita celiac disease harus menghindari makanan yang mengandung gluten. Banyak atau sedikit jumlah gluten yang terdapat dalam makanan tidak menjamin, karena jumlah gluten yang hanya sedikit pun dapat memicu sistem imun menyerang lapisan dinding usus.

2. Autism Spectrum Disorder

Di Indonesia, kita mengenal penyakit ini dengan istilah autisme. Diet yang dijalani penderita penyakit ini mampu mengeliminasi gluten dan kasein dari makanan yang dimakan sehari-hari. Pada penderita autisme, gluten dan kasein yang masuk ke tubuh tidak dapat tercerna sepenuhnya dan kemudian akan diinterpretasikan sebagai komponen berbahaya oleh otak. Hal ini menyebabkan penderita autisme mengalami perubahan perilaku. Dengan menghilangkan gluten dan kasein, diharapkan dapat terjadi peningkatan kognitif pada penderita autisme.

Beberapa orang yang tidak memiliki alergi terhadap gluten namun memutuskan untuk menjalani diet gluten hanya akan membatasi makanan mereka sendiri karena gluten tersebar pada banyak makanan yang biasa dkonsumsi sehari-hari. Maka dari itu, bagi Sobat Harmoni yang berniat untuk menjalani diet ini, coba dipikirkan kembali ya.

(Dari berbagai sumber)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter Bagikan ke WhatsApp
Redaksi Harmoni

Redaksi Harmoni

Info Terkait

Kesehatan

Self-Care di Tengah Kesibukan

Minggu, 19 Oktober 2025
Kesehatan

Mindful Movement: Tren Olahraga Modern untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Selasa, 7 Oktober 2025
Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami
Kesehatan

Cara Efektif Meningkatkan Sistem Imun secara Alami

Selasa, 12 Agustus 2025
Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga
Kesehatan

Lari Pagi Menjadi Opsi Simple untuk Berolahraga

Kamis, 7 Agustus 2025
Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan
Kesehatan

Olahraga Cepat tapi Berdampak Besar Bagi Kesehatan

Rabu, 6 Agustus 2025
Kesehatan

Bahaya Gadget Terhadap Anak & Cara Meminimalisirnya

Kamis, 24 Juli 2025

Info Terbaru

Peringatan 50 Tahun dalam Kenangan Nike Ardilla: Legacy of Love Inspiration

Kamis, 1 Januari 2026
Pemkot Cimahi Tutup Tahun 2025 dengan Peresmian Bundaran dan Infrastruktur Strategis

Pemkot Cimahi Tutup Tahun 2025 dengan Peresmian Bundaran dan Infrastruktur Strategis

Kamis, 1 Januari 2026
LIPUTAN KHUSUS – Legacy of Love & Inspiration 50 Tahun dalam Kenangan Nike Ardilla

LIPUTAN KHUSUS – Legacy of Love & Inspiration 50 Tahun dalam Kenangan Nike Ardilla

Rabu, 31 Desember 2025

Pangandaran Kondusif, Kunjungan Wisata Meningkat, Diprediksi Libur Tahun Baru Terjadi Lonjakan Wisatawan

Selasa, 30 Desember 2025

Video

  • All
  • Video
LIPUTAN KHUSUS – Legacy of Love & Inspiration 50 Tahun dalam Kenangan Nike Ardilla

LIPUTAN KHUSUS – Legacy of Love & Inspiration 50 Tahun dalam Kenangan Nike Ardilla

Rabu, 31 Desember 2025
Liputan Peresmian & Serah Terima Rumah Singgah Masjid Fathul Ummah Metro Bandung

Liputan Peresmian & Serah Terima Rumah Singgah Masjid Fathul Ummah Metro Bandung

Sabtu, 20 Desember 2025

Taddabur QS Al Baqarah Ayat 36 bersama Ust. Nur Ihsan Jundullah, Lc.

Senin, 1 Desember 2025

“Konser di Langit Malam” Kolaborasi NN Jabar & Panji Sakti

Jumat, 21 November 2025
[radio_player id="3"]
  • Tentang Kami
  • Iklan & Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami

© 2024 Harmoni Online

  • Berita
    • Kota Bandung
    • Kota Cimahi
    • Kab. Bandung
    • Kab. Bandung Barat
    • Jawa Barat
  • Kesehatan
  • Keluarga
  • Ekonomi
  • Etalase
  • Olahraga
  • Entertainment
  • Unik
  • Wisata
  • Religi
  • Video
  • Foto

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist